Pendidikan Khas Kejogjaan: Mewujudkan Nilai-Nilai Yogyakarta di Sekolah
- Administrator
- Rabu, 25 Februari 2026 07:26
- 8 Lihat
- Sorotan
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) di seluruh sekolah pada tahun pelajaran baru 2026-2027. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk menanamkan nilai-nilai Yogyakarta pada peserta didik.
Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa, mengatakan bahwa PKJ bukanlah mata pelajaran baru, melainkan penyisipan nilai-nilai Yogyakarta ke dalam mata pelajaran yang sudah ada. "Kami ingin nilai-nilai Yogyakarta menjadi jiwa peserta didik," ujarnya, mengutip keterangan resmi yang diterima redaksi.
PKJ telah diuji coba di beberapa sekolah sejak 2024 dan hasilnya positif. Nilai rata-rata 4,1 pada indikator pengukuran karakter menunjukkan bahwa PKJ efektif dalam membentuk karakter peserta didik.
Sutrisna menjelaskan bahwa PKJ dapat disisipkan ke dalam mata pelajaran seperti Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia, IPS, dan pendidikan agama. Misalnya, filosofi "sangkan paraning dumadi" dapat disisipkan dalam pendidikan agama, sementara wacana-wacana khas Yogyakarta dapat disisipkan dalam pelajaran Bahasa Indonesia atau IPS.
Untuk tingkat perguruan tinggi, PKJ dapat diberikan sejak pengenalan kampus. Sutrisna berharap bahwa ke depan, akan semakin banyak penggalian nilai dan budaya Yogyakarta dari sisi keilmuan.
"Untuk pelaksanaannya, saat ini buku PKJ maupun media-media pembelajarannya sudah siap. Kami juga sudah menyiapkan serangkaian bimbingan teknis dan akan terus berlanjut kami lakukan," Sutrisna mengakhiri.
Foto: Ilustrasi Jogja (Unsplash)